Pontianak, pbhk.org – Pada hari Senin tanggal 14 November 2016 Kuasa Hukum Abdurrahman selaku pemilik barang bukti dalam kasus dugaan pencurian pasal 363 yang berasal dari Kantor PBH Kalimantan yakni: Esti Kristianti S.H, Fitriani S.H, Arafat S.H dan Nurul Hidayah S.H  bersama AGRA KALBAR yang dalam hal ini diwakili oleh Wahyu Setiawan, Ahmad Syahid, Arto Aerusdi dan Iskandar berinisiatif melakukan diskusi dengan Kabid Humas Polda Kalimantan Barat bapak Drs. Suhadi Suwondo, M. Si diruangannya, terkait seputar pinjam rawat alat bukti dalam kasus dugaan pencurian pasal 363 yang ditahan Polres mempawah. Tujuan kedatangan adalah untuk menanyakan perihal barang bukti berupa 1 unit mobil pick up dan 1 unit motor air yang ditahan oleh Polsek Mempawah.

Dari diskusi ini pihak Kuasa Hukum mendapat klarifikasi dari bapak Drs. Suhadi Suwondo, M. Si selaku humas Polda Kalbar bahwa sebenarnya penyidik dari Polsek Mempawah tidak berupaya menahan alat bukti melainkan ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh Kuasa Hukumnya, yaitu menghadirkan pemilik alat bukti (Abdurrahman). Kuasa Hukum sudah berupaya untuk menghadirkan pemilik alat bukti sesuai persyaratan yang diminta oleh penyidik namun hal tersebut tidak bisa terpenuhi karena yang bersangkutan tidak ada ditempat dan tidak bisa dihubungi berdasarkan pernyataan Sumiar istri pemilik barang yang disita. Dalam kasus ini Kuasa Hukum berpendapat bahwa dengan adanya surat kuasa dari pemilik barang bukti (Abdurrahman) yang di tandatangani sebelum Abdurrahman menghilang, sebenarnya sudah cukup mewakili kehadirannya karena pemilik alat bukti sudah menguasakan secara sah kepada Kuasa Hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *