Pontianak, pbhk.org PT. Sintang Raya merupakan salah satu perusahaan di Kab. Kubu Raya-Kalimantan Barat yang bergerak dibidang perkebunan skala besar dengan Jenis Komoditi Kelapa Sawit. PT. Sintang Raya dimulai sejak tahun 2003 yang lalu. Hal ini dapat dilihat dari perijinan yang dikeluarkan oleh pemerintah Kab. Pontianak. Diawali dengan surat permohonan yang diajukan oleh Direktur PT. Sintang Raya dengan nomor surat 12/SR-P/III/2003 tertanggal 12 Maret 2003 Perihal Permohonan Izin Prinsip pembangunan perkebunan kelapa sawit di Kec. Kubu Kab. Pontianak.

Pada tahun 2007 PT. Sintang Raya mulai melakukan aktifitasnya, mulai dari pembersihan lahan, penebangan hutan dan pekerjaan-pekerjaan lainya yang diperlukan TANPA ADA PROSES PELEPASAN SESUAI DENGAN PROSEDUR UU NOMOR 18 TAHUN 2007 tentang PERKEBUNAN. Tindakan PT.Sintang Raya makin menjadi jadi semenjak diterbitkannya sertifikat Hak Guna Usaha dari (HGU) PT. Sintang Raya dari Badan Pertanahan Nasional dengan nomor HGU 04/2009 tanggal 05 juni 2009 seluas 11.129,9 ha yang berlokasi di Desa Seruat II, Seruat III, Mengkalang Jambu, Mengkalang Guntung, Sui Selamat, Sui Ambawang, dan Desa Dabong, beberapa titik areal pertanian/perladangan masyarakat telah dirampas oleh PT. Sintang Raya di desa desa tersebut. Tidak hannya lahan masyarakat di Desa Dabong Sekitar 2.675ha yang termasuk sebagai lahan SP2 Transmigrasi yang sudah ada tata ruangan serta Insfrastrukturnya sesuai SK Gubernur Kalimantan Barat Nomor 476/2009/ tanggal 12 Agustus 2009 untuk lahan SP2 Transmigrasi juga menjadi HGU PT Sintang Raya.

Tidak cukup dengan penyerobotan lahan, Sintang Raya juga telah melakukan kriminalisasi terhadap warga warga di desa sekitar. Berikut tabel korban kriminalisasi Sintang Raya:

NO Nama Bentuk / Tahun Lokasi Keterangan
1 Mulyadi Kriminalisasi
Dengan tuduhan pencurian / 2014
Desa Olak-Olak Kubu Ponis 1 tahun lapas mempawah
2 Joko Priono Kriminalisasi
Dengan tuduhan pencurian / 2014
Desa Olak-Olak Kubu Ponis 2 bulan lapas mempawah
3 Haryanto Kriminalisasi / 2014 Desa Olak-Olak Kubu Ponis 2 bulan lapas mempawah
4 Sutijan Kriminalisasi / 2014 Desa Olak-Olak Kubu Ponis 2 bulan lapas mempawah
5 Agus suprianto Kriminalisasi / 2014 Desa Olak-Olak Kubu Ponis 2 bulan lapas mempawah
6 Yanto Kriminalisasi / 2014 Desa Olak-Olak Kubu Ponis 2 bulan lapas mempawah
7 Gunadi Kriminalisasi / 2014 Desa Olak-Olak Kubu Penetapan tersangka tuduhan penadahan TBS
8 Muntahar Kriminalisasi / 2014 Desa Olak-Olak Kubu Ponis 2 bulan lapas mempawah
9 Supono Kriminalisasi / 2014 Desa Olak-Olak Kubu Ponis 2 bulan lapas mempawah
10 Sunardi Kriminalisasi / 2014 Desa Olak-Olak Kubu Ponis 2 bulan lapas mempawah
11 Sutikno Kriminalisasi / 2014 Desa Olak-Olak Kubu Ponis 2 bulan lapas mempawah
12 Suparman Kriminalisasi / 2014 Desa Olak-Olak Kubu Ponis 2 bulan lapas mempawah
13 Agus sudarsono Kriminalisasi / 2014 Desa Olak-Olak Kubu Ponis 2 bulan lapas mempawah
14 Bambang Irawan Kriminalisasi / 2014 Desa Olak-Olak Kubu Ponis 2 bulan lapas mempawah
15 Dian Kriminalisasi / 2014 Desa Olak-Olak Kubu Ponis 2 bulan lapas mempawah
16 Sahar Kriminalisasi / 2014 Desa Olak-Olak Kubu Ponis 2 bulan lapas mempawah
17 Sumadi Kriminalisasi / 2014 Desa Olak-Olak Kubu Ponis 2 bulan lapas mempawah

 

18 Bambang sudaryanto Kriminalisasi / 2015 Desa Olak-Olak Kubu Penetapan tersangka pemalsuan surat keterangan KTP
19 Sugkowo Kriminalisasi Desa Olak-Olak Kubu Konflik Horizontal ponis 3 bulan lapas mempawah
20 Iskandar Penculikan / 2012 Desa Seruat Dua  Pihak Kepolisian
21 M. Yunus Intimidasi / 2012 Desa Seruat Dua Introgasi kepolisian
22 Saidi Kriminalisasi / 2014 Desa Mengkalang Proses Persidangan
23 Sungkowo, Jumeno, Acang, Suratman, Ucup, Bayu Lujeng, Purwadi, Ngateman, dan Bandi, Matius Slamet Konflik Horizontal Masyarakat Ambawang dan Olak-Olak Kubu Kantor Wilayah Ambawang PT Sintang Raya
24 Ponidi Intimidasi Desa Olak-Olak Kubu Dipanggil polsek kubu karena dianggap menghalangi alat PT SR
25 Abu bakar Kriminalisasi Desa Dabong Ditetapkan tersangka akibat tuduhan pembakaran lahan pertanian
26 Buruh dari Lombok Kriminlisasi Korban Penipuan Kontrak Kerja  sebanyak 26 orang.
27 Masyarakat Intimidasi Desa Seruat Dua 61orang yang mendapatkan intimidasi.
28 Akoi Kuswara Kriminalisasi Desa Pelita Jaya Tuduhan Pancurian TBS
29 Yanto Kriminalisasi Desa Olak-olak Kubu Tuduhan Penadah

Kabar terbarunya saat ini Bambang Sudaryanto yang di kriminalisasi telah melakukan pemalsuan sutar keterangan KTP saat mengajukan permohonan gugatan pencabutan HGU PT Sintang Raya telah di sidangkan di Pengadilan Negri Mempawah, dan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan saksi. Sedangkan untuk  Akoi Kuswara saat ini kasusnya akan segera di limpahkan ke Kejaksaan Mempawah dengan adanya surat panggilan dari Kasat Reskrim Kepolisian Resort Mempawah untuk hadir menemui Aiptu Pranoto pada tanggal 03 Mei 2016.

Tidak hannya Sintang Raya mengakibatkan penderitaan di masyarakat tapi dari segi dampak ekologis Sintang Raya mengakibatkan kekeringan pada saat musim panas sehingga mengakibatkan masuknya air asin diareal permukiman dan perkebunan masyarakat. Selain masyarakat menjadi kesulitan untuk mendapatkan sarana air bersih, masuknya air asin juga mengakibatkan semakin berkurangnya hasil produksi perkebunan masyarakat, terutama adalah tanaman kopra. PT Sintang Raya juga melakukan praktek pelanggaran antara lain :

  1. Terindikasi tidak adanya dokumen analisasi masalah dampak lingkungan dan dampak sosial.
  2. Melakukan land clearing dan penanaman di areal yang bergambut.
  3. Tidak adanya sistem penanggulangan kebakaran lahan dan hutan, ada tower pemantau api namun dalam kondisi yang tidak layak.
  4. Terdapat titik api.
  5. Pengelolaan limbah yang tidak sesuai prosedur.

Pada tahun 2011 masyarakat dengan diwakilakan oleh Juneidi dkk telah melayangkan gugatan pencabutan HGU di atas lahan-lahan masyarakat yang bersertifikat sebanyak 51 persil dan diputus oleh Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak Nomor        : 36 / 6 / 2011 / PTUN PTK, yang menyatakan batal Sertifikat Hak Guna Usaha No. 04/2009 tanggal 05 Juni 2009 dengan surat ukur tanggal 02 Juni 2009 No 182/2009, luas 11.1299ha tercatat atas nama PT Sintang Raya pada tanggal 09 Agustus 2012, kemudian dikuatkan dengan putusan Pengadilan Tertinggi Tata Usaha Negara Nomor 22 / B / 2013 / P TUN JKT pada tanggal 31 Juli 2013, Penolakan Kasasi dari Mahkamah Agung Nomor 550 K/ TUN / 2013 pada tanggal 27 Febuari 2014, serta penolakan Peninjauan kembali dari Mahkamah Agung Nomor 152 PK/TUN/2015 pada tanggal 24 februari 2016.

Telah kita lihat betapa mengerikannya Sintang Raya dengan apa yang telah dilakukannya terhadap masyarakat Kubu dan Lingkungan, perlu kiranya kita sebagai sesama masyarakat untuk dapat mendesak dilaksanakannya eksekusi putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak Nomor : 36 / 6 / 2011 / PTUN PTK yang telah membatalkan HGU PT Sintang Raya No. 04/2009 tanggal 05 Juni 2009 dengan surat ukur tanggal 02 Juni 2009 No 182/2009, luas 11.1299ha, karena dengan keluarnya penolakan PK dari Mahkamah Agung Nomor 152 PK/TUN/2015 pada tanggal 24 februari 2016 dapat kita katakan putusan ini telah berkekuatan hukum tetap.

Data data ini di dapat dari pelaporan masyarakat dan hasil investigasi yang telah dilakukan oleh Perkumbulan Bantuan Hukum Kalimantan (PBHK) bersama CSO. (nw)

One thought on “Pertahankan Posisi Di Kubu Raya PT. Sintang Raya Lakukan Segala Cara”

  1. pak bambang tidak pernah melakukan kesalahan,pak bambang hanya menutut apa yang seharus itu menjadi dia …….. PBHK tolong singkron kan keadaan yang tidak singkron ini ……………………..pada dasar permasalahan ini hanya lah motif dendam dan justru membuat masyarakat semakin tidak nyaman atau resah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *