DSC01109

Pontianak, pbhk.org – Kasus yang menimpa warga masyarakat Kecamatan Badau dan Kecamatan Empanang Kabupaten Kapuas Hulu pada (Kamis, 07/12/17) didampingi oleh PBHK dan Link-AR Borneo mendatangi Kantor KOMNAS HAM Kalbar guna menyampaikan aspirasi masyarakat terkait dengan sengketa lahan plasma serta pemenuhan hak-hak mayarakat yang diabaikan oleh PT. Sentrakarya Manunggal. Setidaknya ada beberapa hak masyarakat yang dijanjikan oleh perusahaan, yakni ganti rugi, pembagian bagi hasil, pembangunan dan infrastuktur.

Dalam pengaduannya, masyarakat telah berupaya semaksimal mungkin untuk mendapatkan kembali hak-haknya. Namun hingga saat ini, hak yang semestinya diperoleh oleh mereka tidak kunjung datang. Kabar buruknya lahan mereka yang tidak termasuk dalam kesepakatan juga diambil oleh perusahaan dengan alasan karena dalam peta lokasi, lahan tersebut termasuk dalam HGU sehingga perusahaan menggunakannya sebagai lahan perkebunan. Atas dasar itu perusahaan bersikeras mempertahankan lahan tersebut hingga saat sekarang. Jumlah keseluruhan lahan masyarakat yang digunakan oleh perusahaan sebagaimana yang tercatat pada tahun 2014 yakni sebanyak 14.000 perizinan dengan luas HGU 10.571 hektare.

Atas kejadian tersebut, masyarakat kembali melakukan upaya-upaya berupa penyegelan koperasi, penutupan jalan serta mengirimkan surat kepada dinas terkait dan pemerintah daerah dengan tujuan mereka dapat memperoleh hak-haknya. Namun upaya tersebut tidak juga mendapat respon yang baik dan tidak mendapatkan titik terang bagi masyarakat hingga pada akhirnya mereka menyampikan pengaduan keluhan tersebut kepada KOMNAS HAM Kalbar.

Nelly selaku Perwakilan dari KOMNAS HAM serta yang menerima pengaduan ini, menyampaikan bahwa dirinya dan tim akan mempelajari kronologi kasus yang telah diterimanya dan akan menyampaikan keputusannya dalam waktu dekat apakah dalam kasus ini termasuk dalam ranah dan kewenangan KOMNAS HAM atau bukan, “kami juga harus menelaah dan meminta berkas pendukung lainnya yang berhubungan dengan kasus ini”, ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *