Pontianak, pbhk.org –┬áPerkumpulan Bantuan Hukum Kalimantan (PBHK) mendatangi Kepolisian Daerah Kalimantan Barat dalam rangka mendampingi Agus Sutomo (Direktur Lin-Kar Borneo) untuk melaporkan tindak pidana kasus pencegahan dan pemberantasan kerusakan hutan yang diduga dilakukan oleh beberapa perusahaan yang ada di Kabupaten Bengkayang, Kubu Raya, Landak dan Sambas Provinsi Kalimantan Barat. Selasa, 28/2/2017).

Rombongan PBHK diterima langsung oleh Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Kalbar pada pukul 14.00 WIB.

Adapun perusahaan yang dilaporkan adalah PT Ceria Prima yang beroperasi di kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi seluas 8.123 Ha di Kabupaten Bengkayang, PT Mitra Aneka Rejeki beroperasi di kawasan hutan lindung seluas 1.088 Ha di Kabupaten Bengkayang, PT Wirata Daya Bangun Persada beroperasi di kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi seluas 4.706,84 Ha di Kabupaten Bengkayang, PT Pamdale Agro Asia Lestari Makmur beroperasi di kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi seluas 6.695,22 Ha di Kabupaten Kubu Raya, PT Satria Multi Sukses beroperasi di kawasan hutan produksi seluas 1.234 Ha di Kabupaten Landak, PT Rejeki Kencana beroperasi di kawasan hutan lindung seluas 1.672,89 Ha di Kabupaten Kubu Raya, PT Keliau Mas Perkasa beroperasi di kawasan taman wisata alam seluas 753, 61 Ha di Kabupaten Sambas dan PT Sumatra Unggul Makmur beroperasi di kawasan hutan produksi seluas 8.963,9 Ha di Kabupaten Sambas kesemua perusahaan tersebuat diduga beroprasi dikawasan hutan dan area lahan gambut yang sangat berpotensi merugikan Negara.

Advokat dari kantor PBHK yang mendapat kuasa dari Direktur Link-AR Borneo untuk mendampingi kasus ini adalah Fitriani SH, Esti Kristianti SH, Khairuddin SH.i, Arafat SH dan Nurul Wahdah SH.

Namun advokat yang datang ke Polda Kalbar saat pelaporan dugaan tindak pidana kasus pencegahan dan pemberantasan kerusakan hutan adalah Fitriani SH, Esti Kristianti SH dan Nurul Wahdah SH.

Fitriani SH dkk selaku kuasa hukum yang mendampingi kasus ini mendesak kepolisian segera menindak lanjtui laporannya dengan segera melakukan penyelidikan lebih lanjut, pungkasnya.#AM

IMG-20170228-WA0017

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *