Pontianak, pbhk.org – 22 Maret 2017 lalu, Staff Tetap Perkumpulan Bantuan Hukum Kalimantan (PBHK) Arafat, SH. dan Nurul Wahdah, SH., secara resmi dinyatakan lulus Ujian Profesi Advokat (UPA) Tahun 2017 oleh Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Pusat. UPA yang dilaksanakan serentak di seluruh Wilayah Indonesia ini dilaksanakan pada Tanggal 11 Februari 2017 untuk Pontianak dilaksanakan di Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang diikuti lebih kurang 60 orang dari berbagai Daerah di Kalimantan Barat dan yang dinyatakan lulus sebanyak 26 orang.

Menjadi suatu kebanggaan bagi Arafat, SH. Dan Nurul Wahdah, SH., karena menjadi salah satu peserta yang diumumkan resmi lulus oleh PERADI Pusat melalui Panitia Ujian Profesi Advokat 2017 yang Ketuai oleh Bapak H. Hermansyah Dulaimi, SH., yang ditetapkan di Jakarta 22 Maret 2017.

Tidak hanya Arafat dan Nurul yang merasa senang dan lega tetapi juga semua Crew of PBHK Umumnya dan Khairuddin Zaky, SH.I. khususnya sebagai Deputi PBHK, “Bertambahnya jumlah advokat di PBHK akan bertambah pula tidak hanya kuantitas tetapi adalah meningkatnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di PBHK sebagai lembaga yang mempunyai Visi dan Misi dalam Penegakan Hukum yang Profesional, pungkasnya”.

Selain itu beliau juga berharap advokat yang baru ini dapat menjadi advokat yang menjunjung tinggi nilai-nilai dan moralitas yang tersirat dalam keprofesian seorang advokat.

Bukan sekedar lulus bagi Arafat dan Nurul tapi kelulusan ini adalah berarti tanggungjawab dan komitmen yang harus dijalankan. Dalam wawancara secara khusus Arafat mengaku sangat senang dan berbangga pada akhirnya bisa menjadi bagian dari penegak hukum. Kemudian ditanya soal komitmen terhadap PBHK sebagai Lembaga yang membiayai keikutsertaannya di Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) disusul UPA Arafat mengatakan,”harapan saya semoga dengan lulusnya saya UPA ini saya dapat berkontribusi maksimal dalam mewujudkan PBHK untuk menjadi lembaga yang semakin profesional baik kinerja maupun kelembagaannya.”

Selain itu Arafat juga memiliki harapan dapat menjadi Penegak Hukum yang membela masyarakat kecil dari ketertindasan dan ketidakadilan. Tidak jauh berbeda dengan Arafat, Nurul juga memiliki Komitmen untuk menjadikan PBHK sebagai lembaga yang profesinal dari segi apapun terutama dalam hal pelayanan dan penegakan hukum untuk kepentingan masyarakat. “sangat senang and keep going” jawab Nurul, ketika ditanya soal perasaannya ketika dinyatakan lulus UPA beberapa waktu yang lalu.

Kami All of PBHK Crew Mengucapkan Selamat Kepada Arafat, SH. Dan Nurul Wahdah, SH. Atas Kelulusannya. Semoga dapat menjadi bagian dari Penegak hukum yang Profesional dan Bermartabat.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *