Pontianak, pbhk.org – Tim Kuasa Hukum Perkumpulan Bantuan Hukum Kalimantan (PBHK) mendatangi Rumah Tahanan kelas II A Pontianak yang beralamat di Jalan Sungai Raya Dalam KM 1,3 Pontianak, Kelurahan Bangka Belitung Darat Kecamatan Pontianak Tenggara Kota Pontianak. Kamis, 16/3/2017)

Kedatangan Tim Kuasa Hukum PBHK dalam rangka mendampingi Bapak Suwito Bin Soim yang ditetapkan sebagai tersangka yang diduga melakukan tindak pidana Pencegahan dan Pemberantasan Perusaan Hutan yaitu melakukan aktivitas pertambangan galian C di kawasan hutan tanpa izin sebagaimana diancam dalam Pasal 17 Ayat (1) huruf b Jo. Pasal 89 Ayat (1) huruf a Undang-undang Republik Indonesia tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusaan Hutan Jo. Pasal 55 KUHP.

Kuasa Hukum PBHK yang mendampingi kasus ini adalah Ivan Valentina, SH., MH, Fitriani, SH, Esti Kristianti, SH, Khairuddin, SH.i, Arafat, SH dan Nurul Wahdah, SH.

Kuasa hukum yang datang ke rutan kelas II A Pontianak adalah Khairuddin, SH.i dan Arafat, SH ditemani Ahmad Yani selaku Bos tempat dimana tersangka bekerja.

Dari hasil wawancara yang dilakukan telah menambah informasi yang dibutuhkan oleh Kuasa Hukum tersangka.

Arafat, salah satu Kuasa Hukum PBHK yang mendampingi kasus ini mengatakan bahwa tujuan kedatangannya ke Rutan kelas II A Pontianak untuk mewawancarai kliennya guna mengetahui fakta hukum sebenarnya yang terjadi dalam kasus ini.

‚ÄúPendampingan hukum ini diharapkan bisa mewujudkan akses keadilan bagi masyarakat yang tidak mampu dan bisa mengungkapkan fakta-fakta hukum yang sebenarnya sehingga proses penegakan hukum ini berjalan transparan dan berkeadilan‚ÄĚ. Pungkas Arafat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *