TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK  –  Perwakilan masyarakat Desa Olak-olak Kubu, Sunarno, berharap Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PT Cipta Tumbuh Berkembang (CTB) segera melaksanakan kewajiban. Jika tidak, masyarakat siap bertindak sendiri. karena perusahaan telah ingkar janji.

“Kami sudah 6 kali tapi tidak ada tanggapan, dan akan kirim surat terakhir ke PT CTB, kami akan ambil tindakan selaku masyarakat. Kami akan mengambil keputusan dengan pihak CTB, karena masyarakat dibohongi pihak CTB. Tidak ada niat baik pihak CTB banyak mengingkari janji,” kata Sunarno, Humas Plasma kepada Tribunpontianak.co.id, Minggu (25/5/2014).

Dijelaskannya, pihak perusahaan sampai sekarang tidak ada pembagian bagi hasil dengan masyarakat terkait kerjasama plasma. Seharusnya, PT CTB memberikan bagi hasil sejak bulan Juli 2013, lalu. Namun sampai saat ini perusahaan mengingkari janji.

“Kerjasama perusahaan dengan Koperasi Sawit Harapan Jaya. Sesuai perjanjian tahun tanam mulai dibagimulai Bulan Juli  2013. Sesuai perjanjian pembagian 20 : 80, dengan luas tanaman 801 hektar, dan baru diolah 151 hektar,” tuturnya.

Sunarno mengakui masyarakat sudah beberapa kali mendatangani kantor PT CTB di Komplek Megamall. Namun niatan baik masyarakat tidak mendapatkan respon yang baik dari perusahaan.

“Justru ke kantor kami tidak ditemui orangnya, sudah berkali-kali, kesabaran juga ada batasnya. Kasus ini juga sudah kita sampaikan ke pemerintah daerah Kubu Raya. Permasalahan lainnya, terkait luas lahan 31 hektar yang berada dalam luas kelapa sawit CTB, dimana seharusnya status quo, namun saat ini sudah dipanen,” tuturnya.

Saat Tribun, coba mengkonfirmasi pihak PT CTB pada Minggu, siang, kantor sedang tutup.

Sumber : http://pontianak.tribunnews.com/2014/05/25/masyarakat-olak-kubu-tagih-janji-pt-ctb#

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *