Pontianak, pbhk.org – Perekumpulan Bantuan Hukum Kalimantan berkerjasama dengan Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Barat yang di support oleh The Asia Foundation selenggarakan Training Intensif Hukum Perkebunan dalam rangka meningkatkan kapasitas pengetahuan staff PBHK dengan melibatkan NGO Lokal organisasi Pemuda dan Komunitas Masyarakat sebagai peserta dalam training ini diantaranya adalah WALHI Kalbar, SAMPAN Kalimantan, Lingkar Borneo, AMAN Kalbar, PRCF Indonesia, Titian dan Jari Borneo Barat, Teman Kampung dan Jasticia Club dengan harapan training ini mampu meningkatkan kapasitas pengetahuan agar dapat membantu mengawasi dan mengontrol para pelaku usaha perkebunan dalam melakukan kegiatan usahanya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Sehingga tidak saling menyalahkan antara pemerintah sebagai pemberi izin, Pelaku Usaha Perkebunan sebagai pelaku usaha dan Masyarakat disekitar perusahaan sebagai orang yang yang bersentuhan langsung atau terkenak dampak.

Training ini diselenggarakan di Aula Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Barat selama dua hari mulai tanggal 15-16 Juni 2016 dan taraining ini dibuka langsung oleh Kepala dinas perkebunan bapak Agatho Adan, S.Sos. M.Si dalam sambutannya beliau sangat apresiasi terhadap keinginan dan kerjasama temen-temen LSM dan berharapkan peserta akan memahami Kebijakan Pemerintah dan Update Peraturan Terkait Perkebunan, Tata Cara Perolehan dan Proses Sertifikasi HGU dari A-Z Terkait Usaha Perkebunan, aspek hukum (legal aspect) di bidang perkebunan, teknis memperoleh Izin Usaha perkebunan, Legal Audit pada perusahaan perkebunan, Perkebunan plasma beliau juga berharap kedepannya ada jalinan kerjasama antara dinas perkebunan dengan NGO dalam melakukan pengawasan dan control terhadap pelaksanaan perkebunan di Kalimantan Barat karena ini merupakan tugas kita bersama, beliau juga berharap kedepannya training ini bisa diselenggarakan lagi dengan melibatkan dinas-dinas perkebunan kabupaten Se-Kalimantan Barat, pungkasnya.

Training ini menyuguhkan materi-materi menarik dan narasumber yang kompeten dibidangnya masing-masing, pertama: Aspek Teknis Perkebunan Kelapa Sawit dengan narasumber Ir.Juniar (Kabid PTP) Kedua: Kebijakan Pemerintah dan Update Peraturan perizinan perusahaan yang meliputi, (legalitas perusahaan, dokumen administrasi perijinan, kewajiban keuangan perusahaan, kewilayahan/peta lokasi, laporan rutin perusahaan) diisi oleh Narasumber Oni Martono (Kepala seksi Perizinan dan penataan Kawasan) ketiga : Teknis Akuisisi Struktur Transaksi dan Drafting Akuisisi Perusahaan Perkebunan yang meliputi (Pengelolaan dan penentuan harga pasar Buah) diisi oleh narasumber Ir. Elfi Hartati (Kabid P2K) keempat: Tata Cara Perubahan Peruntukan Fungsi Kawasan Hutan dan Pembahasan dari A-Z dan Pendalaman Perolehan Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) Terkait Perkebunan Kelapa Sawit di isi oleh Bapak Erwin Siragih, SH dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat. Kelima: Legal Audit Perusahaan Perkebunan meliputi (legalitas perusahaan, dokumen administrasi perijinan, kewajiban keuangan perusahaan, kewilayahan/peta lokasi, laporan rutin perusahaan) Andi Rizal, SP (staf Disbun prov) keenam: Perkebunan Plasma dan Kebun Swadaya/Mandiri: swadaya/mandiri meliputi a. legalitas lahan, terkait lokasi APL atau KH, serta bukti-bukti kepelikan b. penguasaan, luasan dan profil pemilik. c. Legalitas bibit d. Lokasi gambut atau bukan sedangkan Sawit plasma, a. Kepemilikan plasma, masyarakat lokal atau pejabat atau yang lain b. Dana revitalisasi c. Konversi kebun plasma ke masyarakat (kewajiban 20 % perusahaan) d. Wadah/kelembagaan petani) di isi oleh narasumber Ibu Mayasari S.P.,MM (Kasi Bimbingan Usaha) ketujuh Tata Cara Perolehan dan Proses Sertifikasi HGU dari A-Z Terkait Usaha Perkebunan BPN Provinsi Kalimantan Barat di isi oleh bpk Tamsil.BA dan materi Finalisasi Audit Terkait Akuisisi Perusahaan Perkebunan (Aspek Pajak) Dirjen Pajak Kalimantan Barat.

e

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *