Sidang PTUN :  PT. Cosmos  Vs Gubernur Kalbar

Pontianak, pbhk.org – Sidang antara PT Cosmos Inti Persada melawan Gubernur Kalimantan Barat di  Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pontianak kembali berlanjut. Sidang kali ini (23/5) dilaksanakan dengan Agenda Keterangan Ahli dari Penggugat.PT. Cosmos Inti Persada selaku penggugat mengajukan 2 saksi ahli, Dr Gunawan Jaya Putra SH , MH yang merupakan  ahli hukum lingkungan dari Universitas Tarumanegara .Selain itu PT Cosmos juga mengajukan Dr Ahmad Redi SH MH sebagai saksi ahli yang merupakan ahli hukum pertambangan dari Universitas Tarumanegara.

Adapun sengketa di PTUN Pontianak melawan Gubernur Kalimantan Barat sebagai tergugat  ini Bermula dari dibatalkannya Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi yang di keluarkan berdasarkan keputusan bupati kapuas hulu No.325 tahun 2010 dengan Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Barat No.848/DISTAMBEN/2015, tanggal 6 November 2015.Merasa pencabutan IUP tersbut cacat prosedur PT.Cosmos Inti Persada Melalui Kuasa Hukumnya Herman Santoso SH, MH dan Daruma Daishi SH, SE, melayangkan gugatan ke PTUN Pontianak.

Adapun menurut Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalimantan Barat, Pencabutan IUP Operasi Produksi tersbut sudah sesuai perosedur sebab terdapat perbedaan objek bahan galian dengan IUP Operasi Eksplorasi yang telah dikeluarkan sebelumnya.Hal ini berdasarkan UU No.4 tahun 2009 tentang Minerba tidak diperbolehkan adanya perbedaan bahan galian antara IUP Eksplorasi dan IUP Operasi Produksi.Hal ini diatur dalam Pasal 40 ayat (1) dan (3) UU No.4 Tahun 2009 tentang Minerba

Sidang PT Cosmos Inti Persada ini berlanjut kembali pada tanggal 6 Juni 2016 dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dan ahli dari tergugat.

ba