Pontianak, pbhk.org – Sidang Firma Wahidah Trading & Mining Coy atas Keputusan Gubernur Kalimantan Barat Nomor : 760/Distamben/2016 tentang Berakhirnya Masa Berlaku Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi dan Pengembalian Wilayah Izin Usaha Pertambangan Firma Wahidah Trading & Mining Coy di Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat tanggal 4 Nopember 2016 sudah memasuki tahap kesimpulan para pihak.

Sidang dimulai pada pukul 10.00 WIB di Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak dan dipimpin oleh yang mulia Yudi Rinaldi Surachman SH selaku Hakim Ketua, Marta Satria Putra SH MH selaku Hakim Anggota, Noce Umne Hopa SH MH selaku panitera, dihadiri langsung oleh Safira selaku penggugat dan Ir Nasir Salekat MSi dan A Manaf SH MH selaku Kuasa Hukum dari pihak Gubernur Kalimantan Barat. Rabu, 10/5/2017)

Kedua belah pihak diberi kesempatan untuk mengemukakan pendapat yang terakhir berupa kesimpulan masing-masing, karena pemeriksaan sengketa sudah diselesaikan.

“Kami yakin menang dalam perkara ini karena didukung kuat oleh bukti-bukti dalam persidangan, keterangan saksi fakta dan saksi ahli”. Ungkap A Manaf SH MH selaku Kuasa Hukum Gubernur Kalimantan Barat saat ditemui sesaat setelah sidang berlangsung.

“Apalagi Penggugat tidak menghadirkan saksi fakta maupun saksi ahli sehingga menguatkan keyakinan Kami”. Sambung A Manaf.

“Namun kami menyerahkan seppenuhnya dan percaya kepada Majelis Hakim untuk memberikan keputusan yang seadil-adilnya. Namun seandainya kami kalah, maka siap menempuh upaya hukum selanjutnya, mulai dari banding, kasasi hingga Peninjauan Kembali. Pungaks A Manaf.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *