Pontianak, pbhk.org – Pada tanggal 8 juni 2016 yang lalu telah diselenggaraan sidang ajudikasi dan diteruskan dengan mediasi antara Arafat sebagai Pemohon dengan pihak termohon informasi yaitu Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah III Provinsi Kalimantan Barat. Mediasi ini dilakukan dalam rangka diajukannya sengketa informasi kepada Komisi Informasi Kalimantan Barat terkait penyelesain sengketa informasi berdasarkan Pasal 4 ayat (4) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik menyatakan bahwa setiap pemohon Informasi Publik berhak mengajukan gugatan ke Pengadilan (Komisi Informasi Pusat atau Daerah) apabila dalam memperoleh Informasi Publik mendapat hambatan atau kegagalan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang ini. dimana Arafat selaku pemohon informasi, tidak mendapatkan respon/tanggapan apapun dari pihak BPKH wilayah III Kalbar atas permohonan informasinya. Mediasi ini menghasilkan kesepakatan dimana BPKH akan memberikan semua dokumen yang diminta pemohon selama BPKH memiliki dan menguasai diantaranya Pertama Termohon bersedia memberikan salinan izin pinjam pakai kawasan hutan atas nama  PT. Pattiware dalam bentuk softcopy. Dan ini akan diberikan pada pemohon paling lambat pada akhir bulan juni 2016. Sedangkan permohonan dokumen lainnya seperti izin pelepasan kawasan hutan atas nama Perusahaan perkebuna sawit PT. Darmex Agro dan izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan atas nama Perusahaan PT. Pattiware dan PT. Darmex Agro tidak dapat diberikan termohon karenan memang tidak dalam penguasaan termohon dan termohon akan mengeluarkan surat secara tertulis bahwa BPKH wilayah III memang tidak menguasai atas dokumen tersebut.

Hasil mediasi ini kemudian dituangkan ke dalam putusan Komisi Informasi Kalbar no: 001/06/KIKALBAR-PS-A-M/2016 yang diputus dan dibacakan pada para pihak pada tanggal 14 Juni 2016.

a
Penyerahan Berkas putusan oleh panitera kepada kuasa hukum Arafat
b
Penyerahan putusan oleh panitera kepada BPKH Kalbar
c
Sidang pembacaan putusan mediasi

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *